He-hoy!
Waktu praktikum SO kemaren saya dapat
ilmu baru tentang 'Linux File Permissions'.
Apa sih itu? Iya apa sih?
Jadi gini, Linux
yang kita gunakan sekarang sebenarnya dirancang untuk multi-user.
Nah, file permissions sendiri semacam mengatur perizinan untuk
mengakses suatu file/folder. Sebagai contoh, komputer yang saya
gunakan sekarang login sebagai Ninda, kemudian saya tidak ingin
file-filenya dapat diakses oleh sembarang user. Solusinya, kita hanya
tinggal mengatur hak aksesnya. Btw, ada banyak cara loh. Yuk capcus
ciiin...
Pertama kita perlu
tahu bahwa di Linux ada 3 jenis hak akses file yaitu :
Read (r),
berarti file dapat dibuka atau dibaca
Write (w),
berarti user dapat mengedit ataupun membuat baru. Dalam kasus
direktori itu artinya user dapat menghapus, mengubah atau
memodifikasi isi file.
Execute (x),
user dapat menjalankan file.
Terus bagaimana sih cara melihat hak
akses file?
Gampang kok,
tinggal mengetikan ls -l di terminal. What? Terminal? (Jangan
bilang gak tau terminal!)
Nanti akan keluar tampilan seperti ini :
Coba deh kita teliti di kolom pertama, selidik punya selidik itu bukan omong kosong belaka. Karakter pertama di kolom tersebut dapat berarti, jika :
d = directory
- = regular file
l = symbolic link
s = unix domain socket
p = named pipe
c = character device file
b = block device file
Kemudian 9 karakter berikutnya menunjukan perizinan
U = dapat digantikan dengan rwx untuk hak akses user
G = dapat digantikan dengan rwx untuk hak akses group
O = dapat digantikan dengan rwx untuk hak akses other
r = read
w = write
x = execute
- = no permission
Kita dapat mengatur hak akses file menggunakan 2 cara :
1. Mode Simbolik
Mode ini cukup mudah diingat. Karena hanya menggunakan simbol yang tidak banyak.
(+) digunakan apabila kita ingin menambahkan izin
(-) Jika kita ingin menghapus izin.
$ chmod a = r contohfile
mengubah izin file menjadi -r--r--r--
$ chmod g+x contohfile
mengubah izin file menjadi -r--r-xr--
$ chmod u+wx contohfile
mengubah izin file menjadi -rwxr-xr--
$ chmod ug-x contohfile
mengubah izin file menjadi -rw-r--r--
2. Mode Numerik
Mode ini menggnakan sistem numerik dan menjumlahkan setiap nomer identitas hak akses ditiap perintahnya.
read = 4
write = 3
execute = 1
no permission = 0
Misalnya anda ingin mengubah izin user menjadi rwx, izin group menjadi r-x dan other menjadi r-- maka yang perlu anda ketik di terminal adalah :
$chmod 754 contohfile
7 merupakan hasil penjumlahan dari 4+3+1 karena semua hak akses diaktifkan untuk user.
5 merupakan hasil penjumlahan dari 4 + 1 itu artinya group hanya dapat membaca dan meng-execute.
4 merupakan nomor identitas untuk membaca, jadi other hanya dapat membaca file.
$ chmod 561 contohfile
Artinya kita akan mengubah hak akses menjadi r-xrw---x
Satu hal penting terakhir. Bagaimana untuk mengubah kepemilikan ?
nah kodenya
chown upa contohfile
Menyatakan bahwa contohfile menjadi milik Upa.